Senin, 08 Februari 2010

setting server mikrotik

Mikrotik adalah Operating System turunan linux yang biisa dikatakan multi fungsi. Selain bisa di gunakan sebagai gateway server, mikrotik juga pula bisa di gunakan sebagai radio wireless. Model setingan wireless sendiri sejatinya bisa di katakan ada dua macam, yaitu sebagai AP(akses point) atau dengan kata lain transceiver dan juga Client atau receiver.

Model setingan dari kedua macam di atas bisa di lakukan dengan dua cara, diantaranya metode routing dan juga bridge(bridging). Pada metode bridging adalah teknik penggabungan atau bundling dari dua interface tanpa ada pembelokan atau pengolahan IP address dari satu interface ke interface lain.
Metode ini biasa di lakukan oleh instansi yang memiliki dua kantor atau lebih dan ingin menggabungkan komputer di kantor A dan komputer di kantor B menjadi dalam satu network secara transparan.

Dalam kesempatan ini saya mencoba memeberikan langakh step by step setting wireless mode Akses Point dengan metode bridging menggunakan mikrotik RB411 via winbox.

1.Buatlah sebuah interface bridge yang nantinya kita beri nama bridge1
*klik pada menu interface,setelah keluar halaman interface list
*klik pada tanda panah merah (add) dan klik pada menu bridge
*setelah keluar halaman “new interface” isikan bridge1 pada kolom nama,lalu klik ok

ScreenShot005

2.Memasukkan atau menggabungkan ethernet yang tersambung ke local/komputer ke dalam interface bridge1
*klik menu bridge,setelah muncul halaman bridge…
*klik menu “ports” lalu klik tanda panah merah/add
*setelah muncul halaman bridge port isikan pada kolom interface dengan ethernet yang tersambung ke client/komputer(ether1) dan klik ok

ScreenShot007

3.Create IP address
*klik menu IP lalu pilih addresses
*setelah muncul halaman address list klik tanda panah merah/add
*akan muncul halaman new addres,lalu isikan IP beserta subnetingnya dan pilih interface bridge1 lalu ok

ScreenShot015

4.Setting interface wireless
*klik pada menu wireless lalu pilih tab interface lalu klik 2x pada interface wlan (biasanya wlan1)
*setelah muncul halaman interface (wlan1) pilih tab “wireless” selanjutnya pilihlah mode ap bridge lalu isikan “ssid” yang di gunakan dan band sesuai dengan mini PCI yg anda pakai.(saat ini saya pakai /b/g)dengan band 2,4 ghz
*pilih frequency yang digunakan,aktifkan default authenticate dan default forward lalu klik enable dan ok

ScreenShot009

5.Konfigurasi WDS pada wireless interface
*klik pada menu wireless lalu pilih tab interface lalu klik 2x pada interface wlan (biasanya wlan1)
*setelah muncul halaman interface (wlan1) pilih tab “wds”
*pada kolom wds mode pilihlah dynamic dan pada kolom wds default bridge pilihlah bridge1 lalu klik ok

ScreenShot010

6.Menambahkan interface virtual wds
*klik pada menu wireless,setelah muncul halaman wireless tables
*klik tanda panah merah/add lalu pilih wds,nanti akan mumcul halaman new interface
*klik pada tab wds,isikan pada kolom master interface dengan memilih wlan1

ScreenShot016

Nah sekarang anda sudah berhasil setting mikrotik sebagai Akses Point yang siap di tembak oleh satu atau beberapa client sekaligus.

Minggu, 07 Februari 2010

gambar konfigurasi proxy











































18- Select the source to install from (in our case CD)



19- Select packages categories that you want to install. I left all packages, except games




















































































menginstall linuk slackware


1.Pastikan bahwa
"first boot" anda adalah CD Room.
2.Saat muncul tulisan "boot", langsung aja tekan enter.
3.Pada Box Dialog "OPTION TO LOAD SUPPORT FOR NON-US KEYBOARD"
"enter 1 to select a keyboard map:" tekan enter
4.Slackware login : ketik "root" , tekan enter
5.Kemudian ketikkan "cfdisk" untuk mem-format hardisk.
Saya dengan hardisk 40 MB dan saya set untuk server, berikut list partisi nya :
======================================================
Name__Flags__Part Type__Fs Type[Label]_____Size (MB)
---------------------------------------------------------------------------------------------
hda1___Boot__Primary___Linux Reiser FS____15002.92
hda2________Logical____Linux Swap_______5000.98
hda3________Logical
____Linux Reiser FS____5000.98
hda4________Logical____Linux Reiser FS____5000.98
hda5________Logical____Linux Reiser FS____5000.98
hda6________Logical____Linux Reiser FS____5009.20
======================================================
Keterangan : Jangan lupa untuk hda1 (system), kita tambahkan Bootable dan pada hda2 type adalah Linux Swap.
Kemudian pilih "Write", lalu "Quit"
6.Ketik "Setup" untuk memulai penginstallan
7.Pilih add swap, tekan ok
8.Pada Box Dialog "SWAP SPACE DETECTED" pilih ok
9. Pada Box Dialog "CECK SWAP PARTITIONS FOR BAD BLOCKS?" pilih no
10.Pada Box Dialog "SWAP SPACE CONFIGURED" pilih ok
11.Pada "SELECT LINUX INSTALLASION PARTITION" perhatikan baik2....:
=> Select pada hda1 ; pilih format ; piih reiserfs
=>Select pada hda3 ; pilih format ; pilih reiserfs ; ketik /squid
=>Select pada hda4 ; pilih format ; pilih reiserfs ; ketik /squid/cache/c1
=>Select pada hda5 ; pilih format ; pilih reiserfs ; ketik /squid/cache/c2
=>Select pada hda6 ; pilih format ; pilih reiserfs ; ketik /squid/cache/c3
Keterangan : Saya tegaskan lagi bahwa ini adalah settingan untuk server squid yang
membutuhkan banyak cache untuk memory penyimpanan halaman web
yang pernah kita kunjungi.
12.Pada Box Dialog "DONE ADDING LINUX PARTITIONS TO /etc/fstab" pilih ok
13.Pada Box Dialog "SOURCE MEDIA SELECTION" pilih CD-Room
14.
Pada Box Dialog "SCANNING FOR CD OR DVD DRIVE" pilih auto
15.Pada Box Dialog "PACKAGE SERIES SELECTION" just hit enter ( hehehe... sok inggris...)
16.Pada Installation Menu :
=>Pilih Menu ; kemudian buang semua yang berbau graphic, audio, image, bluetooth, dan
dan print. ( membebani kinerja server kita ).
=>Pilih Full (Boleh lah jika kita masih belajar..... Hehehe..........)
17.Tunggu Proses Installasi === x_0 === x_0 === x_0 === x_0 ===

18.Pada Box Dialog "INSERT NEXT DISK" pilih quit, kemudian ok
19.Pada Box Dialog "MAKE USB FLASH BOOT" pilih skip, kemudian ok
20.Pada Box Dialog "INSTALL LILO" pilih simple, kemudian ok
21.Pada Box Dialog "CONFIGURE LILO TO USE FRAME BUFFER CONSOLE?" pilih standard, kemudian ok
22.Pada Box Dialog "USE UTK-8 TEXT CONSOLE?" pilih yes, kemudian ok
23.Pada Box Dialog "SELECT LILO DESTINATION" pilih MBR, kemudian ok
24.Mouse Configuration : pilih ps2, kemudian ok
25.GRM Configuration : yes
26.Configure Network : yes (Untuk Konfigurasi jaringan internet anda)
example :
Enter Hostname : PUBLIC-ENEMIES.net
Enter Domainname : PRAZT
Enter IP Address : 202.202.202.202 (dari ISP anda)
Enter Netmask : 255.255.255.252
Enter IP Gateway :202.202.202.201 (dari ISP anda)
Enter Name Server (DNS pada windows) : 202.202.202.200 (dari ISP anda)
Kemudian pilih Accept
27.Ketik Reboot atau Ctrl + Alt + Del pada keyboard

install slackware

Instalasi slackware :

1. booting komputer ke cd untuk memulai instalasi
2. setelah tampil beberapa tulisan petunjuk dan boot prompt
boot:
tekan saja enter
3. maka kernel slackware akan terload ke memory, pada tahap ini biarkan saja cd instalasi yang bekerja.
4. setelah selesai akan tampil prompt login, ketik saja sesuai petunjuknya yaitu root
beserta passwornya yaitu toor
5. maka slackware akan selesai ter-load ke memory tapi belum terinstall. terlebih dahulu kita harus menentukan partisi-partisi untuk instalasi slackware. saya berasumsi bahwa harddisk kita adalah kosong, belum diisi oleh distro atau OS apa pun. untuk membuatnya ketiklah cfdisk di prompt tersebut lalu enter
root@slackware: cfdisk
6. buatlah partisi-partisi yang diperlukan. slackware pada dasarnya hanya perlu 2 partisi utama saja. yaitu partisi / dan partisi swap. Harap diingat ukuran partisi swap minimum 2x besar memory anda.
7. jika selesai, jangan lupa untuk menandai / dengan label boot dan pilih menu write untuk menulis konfigurasi baru anda. lalu quit
8. berikutnya konfigurasi instalasi. ketik setup dan enter
9. beberapa menu instalasi akan muncul. beberapa yang penting adalah sbb:
a. add swap (tidak perlu dibuka karena melalui cfdisk sudah dibuatkan swapnya, slackware akan membaca otomatis partisi swap ini, kecuali jika anda mempunyai 2 buah partisi swap yang berbeda)
b. add target (masuk ke menu ini untuk menentukan partisi mana tempat installasi slackware)
c. setelah mengisi add target, menu akan berlanjut dengan menentukan partisi lain (jika ada) untuk di load nanti setelah slackware terinstall. biasanya akan ditempatkan di /mnt. atau anda bisa menggunakan partisi2 yang berbeda untuk beberapa folder standar di slackware seperti folder /home atau /usr.
10. setelah melalui tahapan-tahapan tersebut, akan tampil pilihan program2 yang akan diinstal di slackware. biarkan saja jika anda belum mengerti apa saja isinya. dan anda bisa memilih full untuk instalasi ini. ukuran totalnya hanya membutuhkan kira-kira 4,5 giga saja.
11. maka instalasi akan berlangsung. anda boleh ngopi atau ke warung dulu untuk jajan. proses ini biasanya memakan waktu 20-30 menit tergatung kecepatan prosesor anda.
12. setelah selesai proses instalasi, slackware akan menanyakan tentang boot manager yang digunakan yaitu lilo. pilih untuk install di MBR agar memudahkan proses booting. selain lilo slackware juga menanyakan tentang beberapa program yang akan dijalankan ketika booting. biarkan saja secara default tidak perlu dirubah.
13. jika sudah maka slackware akan kembali ke prompt dengan petunjuk supaya kita merestart komputernya.

dan selesailah sudah instalasi slackwarenya.